Technolgy
Perbedaan Router dan Access Point yang Perlu Diketahui

Jika Anda sering berkecimpung dalam urusan jaringan internet, memahami Perbedaan Router dan Access Point adalah hal penting. Meskipun keduanya sama-sama berfungsi untuk menghubungkan perangkat ke jaringan, tugas dan cara kerjanya tidaklah sama. Kesalahan memahami perbedaan ini bisa membuat pemilihan perangkat jaringan jadi tidak tepat, yang akhirnya berdampak pada kualitas koneksi.
Apa Itu Router
Router adalah perangkat jaringan yang bertugas menghubungkan jaringan lokal dengan internet atau jaringan lain. Router memiliki kemampuan untuk mengatur aliran data, memberikan alamat IP kepada perangkat yang terhubung, serta memastikan data dikirimkan ke tujuan yang tepat..
Apa Itu Access Point
Access point (AP) adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membuat atau memperluas jangkauan Wi-Fi. Access point biasanya terhubung ke router atau switch melalui kabel Ethernet, lalu memancarkan sinyal Wi-Fi agar perangkat seperti laptop, smartphone, atau tablet bisa terhubung tanpa kabel.
Baca Juga : Fungsi Access Point dan Cara Kerjanya
Perbedaan Router dan Access Point
Walaupun sama-sama berperan dalam jaringan, router dan access point memiliki perbedaan mendasar, baik dari segi fungsi, posisi dalam jaringan, maupun tujuan penggunaannya. Nah, berikut ini adalah perbedaan router dan access point.
1. Fungsi Utama
Router
Berperan sebagai otak dalam jaringan. Router bertugas menghubungkan jaringan lokal (LAN) ke jaringan luar seperti internet. Selain itu, router mengatur lalu lintas data antarperangkat, menentukan rute pengiriman data, dan membagikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat yang terhubung. Tanpa router, jaringan internet tidak bisa dikelola dengan baik, sehingga distribusi koneksi akan berantakan.
Access Point
Fungsinya lebih spesifik, yaitu memperluas jangkauan jaringan Wi-Fi yang sudah ada. Access point menerima koneksi dari router melalui kabel Ethernet, kemudian memancarkan sinyal Wi-Fi agar area yang jauh dari router tetap mendapatkan koneksi stabil. Dengan kata lain, access point adalah “perpanjangan tangan” dari router.
2. Posisi dalam Jaringan
Router
Umumnya menjadi pusat pengaturan jaringan. Ia berada di posisi awal yang terhubung langsung ke modem atau sumber internet, lalu mendistribusikan koneksi tersebut ke perangkat melalui kabel LAN atau Wi-Fi. Semua pengaturan jaringan, termasuk keamanan dan manajemen pengguna, biasanya diatur dari router.
Access Point
Terletak di bawah router dalam hierarki jaringan. AP tidak berfungsi sendiri, melainkan membutuhkan koneksi dari router atau switch. Dari situ, AP bertugas memancarkan sinyal Wi-Fi ke area tertentu yang sulit dijangkau sinyal dari router utama.
3. Kebutuhan Penggunaan
Router
Cocok digunakan jika Anda ingin membangun jaringan baru dari awal, misalnya di rumah, kantor, atau kafe yang belum memiliki sistem jaringan sama sekali. Router akan menjadi pusat pengendali, pengatur IP, sekaligus penyedia koneksi internet ke seluruh perangkat.
Access Point
Tepat digunakan jika jaringan Wi-Fi sudah ada tetapi jangkauannya terbatas. Contohnya, rumah dua lantai di mana sinyal router tidak sampai ke lantai atas, atau kantor luas yang membutuhkan beberapa titik akses agar koneksi stabil di semua ruangan.
PT Nusa Network Prakarsa merupakan System Integrator terpercaya yang menyediakan solusi teknologi informasi dan komunikasi secara menyeluruh bagi kebutuhan bisnis dan institusi.

