ICT Solutions

Apa Itu Phishing? Pengertian, Jenis dan Cara Mencegahnya

Angela Paramitha27 January 2026
Apa Itu Phishing? Pengertian, Jenis dan Cara Mencegahnya

Keamanan data menjadi pondasi penting bagi setiap aktivitas digital, baik individu maupun perusahaan. Banyak orang sering mendengar istilah phishing, tetapi belum memahami sepenuhnya apa itu phishing dan bagaimana serangan ini dapat mencuri informasi sensitif tanpa disadari. Phishing adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang menargetkan data pribadi, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau akses ke sistem internal perusahaan.

Apa Itu Phishing?

Phishing merupakan metode penipuan online di mana pelaku berpura-pura menjadi pihak resmi untuk menipu korban agar memberikan data pribadi. Biasanya, pelaku mengirimkan email, pesan teks, atau tautan situs palsu yang terlihat seperti dari bank, marketplace, atau lembaga pemerintah.

Contohnya, pengguna menerima email dengan logo resmi bank yang meminta verifikasi akun. Begitu pengguna memasukkan data login ke situs palsu tersebut, pelaku langsung mendapatkan akses ke akun aslinya.

Bagi perusahaan, serangan phishing bisa berdampak lebih luas. Kredensial karyawan yang bocor dapat dimanfaatkan untuk mengakses jaringan internal dan mencuri data bisnis penting. Oleh karena itu, memahami apa itu phishing dan mengenali tanda-tandanya adalah langkah utama dalam membangun sistem keamanan digital yang kuat.

Baca Juga : Apa Itu Cyber Security? Ini Cara Kerja dan Jenis-Jenisnya

Apa itu Phising

Jenis Phising dan Cara Mencegahnya

1. Email Phishing

Email phishing merupakan salah satu bentuk penipuan siber yang paling umum. Pelaku biasanya mengirimkan email yang tampak seolah-olah berasal dari lembaga resmi seperti bank, penyedia layanan internet, atau instansi pemerintah. Tujuannya adalah agar penerima tertipu dan memberikan informasi sensitif seperti password, data kartu kredit, atau kode OTP.

Cara mencegahnya: selalu periksa alamat email pengirim secara teliti, jangan klik tautan mencurigakan, dan hindari mengunduh lampiran dari sumber yang tidak dikenal.

2. Spear Phishing

Berbeda dari email phishing biasa, spear phishing menargetkan individu atau perusahaan tertentu dengan pesan yang dibuat sangat personal. Pelaku sering mengumpulkan data korban terlebih dahulu melalui media sosial atau sumber publik lainnya agar pesan tampak meyakinkan.

Cara mencegahnya: terapkan autentikasi dua faktor pada akun penting, tingkatkan kesadaran karyawan melalui pelatihan keamanan siber, dan pastikan sistem keamanan email perusahaan diperbarui secara berkala.

3. Smishing (SMS Phishing)

Smishing adalah jenis phishing yang menggunakan pesan singkat, seperti SMS atau WhatsApp, berisi tautan berbahaya. Pesan ini seringkali mengatasnamakan perusahaan logistik, bank, atau e-commerce yang meminta penerima untuk mengklik tautan tertentu. Setelah tautan dibuka, data pribadi bisa dicuri atau perangkat terinfeksi malware.

Cara mencegahnya: jangan klik tautan dari nomor yang tidak dikenal, hindari membalas pesan mencurigakan, dan laporkan pesan tersebut ke pihak berwenang atau operator seluler.

4. Vishing (Voice Phishing)

Vishing adalah upaya penipuan melalui telepon, di mana pelaku berpura-pura sebagai petugas bank, CS resmi, atau instansi tertentu. Mereka biasanya berusaha meyakinkan korban untuk memberikan informasi pribadi, nomor rekening, atau kode verifikasi.

Cara mencegahnya: jangan pernah memberikan data pribadi atau kode OTP melalui panggilan telepon. Jika ragu, segera tutup telepon dan hubungi langsung nomor resmi lembaga terkait untuk memastikan kebenarannya.

5. Pharming

Pharming merupakan teknik penipuan yang lebih canggih. Pelaku memanipulasi sistem DNS atau meretas jaringan agar korban dialihkan ke situs palsu meskipun alamat yang diketik sudah benar. Situs tersebut dibuat menyerupai halaman login resmi untuk mencuri data pengguna.

Cara mencegahnya: pastikan koneksi internet menggunakan HTTPS, aktifkan perlindungan DNS yang aman, dan gunakan antivirus atau firewall yang selalu diperbarui agar sistem tidak mudah disusupi.

Kesadaran dan edukasi menjadi kunci utama menghadapi serangan phishing. Setiap individu dan perusahaan perlu memahami apa itu phishing agar mampu mengenali tanda-tandanya sejak dini dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

Phishing bukan sekadar spam biasa, tetapi ancaman serius yang dapat merugikan bisnis secara finansial dan reputasi. Dengan meningkatnya intensitas serangan siber, perusahaan perlu memastikan bahwa sistem jaringannya aman, stabil, dan terlindungi dari celah keamanan digital.

Jika bisnis Anda ingin meningkatkan keamanan jaringan dan sistem IT agar lebih siap menghadapi ancaman seperti phishing, Nusa Network Prakarsa siap membantu merancang infrastruktur jaringan yang cepat, aman, dan tangguh, sesuai kebutuhan operasional perusahaan Anda.

PT Nusa Network Prakarsa merupakan perusahaan System Integrator yang menyediakan solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi bagi bisnis maupun institusi. Dengan pengalaman dan tim profesional, Nusa Network Prakarsa berkomitmen membantu menciptakan infrastruktur digital yang aman, efisien, dan sesuai kebutuhan di era transformasi digital.


Background Solution

We run all kinds of IT services that vow your success

Contact our Expert